BAB I
Pendahuluan
Permasalahan / Kebutuhan Bisnis :
Bank BJB merupakan salah satu bank swasta yang terkemuka di Negara Indonesia.
Bank BJB tersebut memiliki banyak fasilitas untuk mendukung kegiatan – kegiatan
operasional. Fasilitas – fasilitas tersebut berupa gedung – gedung, persebaran
kantong pembantu cabang, berbagai Anjungan Tunai Mandiri ( ATM ) yang tersebar
di hampir seluruh wilayah. Fasilitas – fasilitas tersebut harus selalu
dipelihara agar kegiatan – kegiatan oerasional yang dilakukan tidak terhambat
sama sekali. Untuk dapat memelihara fasilitas – fasilitas yang sudah tersedia,
kita memerlukan data yang akurat dan terkini tentang keberadaan, misal data
kuantitas dan lokasi, fasilitas yang berada di Bank BJB dan kondisi fasilitas –
fasilitas tersebut yang sudah ada. Permasalahannya adalah bahwa informasi –
informasi yang terkini dan lengkap sangat sulit untuk didapatkan. Melalui
proyek ini akan dibangun suatu sistem yang dapat menyelesaikan masalah –
masalah tersebut diatas. Sistem ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan akan
informasi – informasi yang menyangkut dengan keadaan fasilitas – fasilitas yang
telah ada sebelumnya mudah untuk diakses. Selain system juga dibangun
infrastruktur yang nantinya diharapkan akan memudahkan pekerjaan agar efisiensi
dari semua faktor dapat digapai.
Tujuan Proyek :
Bank BJB ingin menjadikan dirinya sebagai bank swasta terbaik yang dapat
diandalkan seluruh masyarakat Indonesia yang nantinya juga akan memuaskan untuk
bekerjasama dengan Negara – Negara lainnya. Untuk mencapai tujuan itu maka Bank
BJB perlu memiliki kondisi yang berkualitas yaitu fasilitas – fasilitas yang
memadai untuk mendukung kinerja bank itu sendiri. Proyek ini bertujuan untuk
membantu Bank BJB dalam mengorganisir pengelolaan fasilitas – fasilitas tersebut.
Gagasan Solusi :
Untuk dapat menjalankan pemeliharaan fasilitas – fasilitas yang telah ada,
disini diperlukan data yang akurat dan terkini tentang keberadaan, misal
kuantitas dan lokasi, fasilitas yang berada di kantor maupun Anjungan Tunai Mandiri
dan kondisi fasilitas – fasilitas tersebut. Permasalahannya adalah bahwa
informasi – informasi yang terkini dan lengkpa sangat sulit untuk didapatkan.
Salah satu solusi yang efektif dan efisien untuk pemecahan masalah tersebut
adalah dengan membangun sistem berbasis web yang memiliki fitur sebagai berikut
:
1.
Sistem informasi fasilitas-fasilitas yang ada di Bank BJB
yang terdiri atas: jumlah detail dan lokasi fasilitas tersebut berada, kondisi
terkini fasilitas tersebut, apakah fasilitas tersebut dalam kondisi rusak atau
tidak, dan skala kepentingan fasilitas tersebut. Skala kepentingan tersebut adalah
input untuk sistem penunjang keputusan yang akan membantu dalam memutuskan fasilitas
mana yang rusak, dan fasilitas apa saja yang membutuhkan perbaikan lebih dulu. Database
ini akan dikelola oleh administrator, dalam hal ini yang bertindak sebagai administrator
adalah Kepala Bagian Pemeliharaan Fasilitas Bank BJB, dan setiap waktu
masyarakat umum melalui Internet dapat melihat tampilannya di web dan memberikan
informasinya yang kemudian akan di-up load ke database. Prosedur pengisian data
yaitu perwakilan dari tiap fakultas dan sarana fasilitas yang lain, yang
bertanggung jawab terhadap fasilitas yang mereka kelola secara langsung,
sebagai operator, mengisi sendiri data inventori tentang fasilitas-fasilitas
yang dikelola.
2.
Sistem penunjang
keputusan. Sistem ini akan membantu dalam memutuskan fasilitas mana yang
membutuhkan perbaikan lebih dulu dari keseluruhan fasilitas yang mengalami gangguan
atau kerusakan.
3.
Forum yang berfungsi sebagai sarana komunikasi dua arah
antara pihak pengelola fasilitas dengan masyarakat umum yang bertindak sebagai
pengguna fasilitas Bank BJB.
4.
E-mail berfungsi untuk mengirimkan keluhan atau saran
dari masyarakat umum yang
ditujukan untuk Kepala Bagian Pemeliharaan Fasilitas Bank BJB.